Selamat Datang

Jumat, 03 Juni 2011

Fakta : 10 Pesawat Terbesar Di Dunia

Mengagumkan menyaksikan penerbangan komersial pertama pesawat raksasa A380 Singapura-Sidney, Oktober 2007 lalu. Pesawat ini tak hanya sekedar gigantis, tetapi juga lahir dari konsep yang benar-benar business oriented. Burung besi 2 tingkat dengan kapasitas maksimal 853 kursi ini tak ayal dicatat dalam sejarah kedirgantaraan sebagai pesawat komersial raksasa tercanggih yang pernah ada.
Tak sebetik pun terlintas dalam pikiran Wilbur maupun Orville Wright, bahwa dalam waktu yang relatif singkat dunia akan merespon agresif ciptaannya. Dalam seratus tahun bahkan telah muncul ratusan pesawat yang tak saja semakin canggih, tapi juga semakin besar dan kuat.
Berikut akan saya post 10 pesawat terbang sipil terbesar di dunia yang pernah dibuat.
penemunya adalah Orville Wright dan Wilbur Wright atau yang dikenal sebagai Wright bersaudara
http://media-2.web.britannica.com/eb-media/25/5225-004-BF8BD496.jpg
diterbangkan pertama kali tahun 1903, The Flyer adalah pesawat bermesin pertama buatan manusia
http://0.tqn.com/d/inventors/1/0/m/7/1/1904flyer2.jpg



10. Boeing 377 Stratocruiser



http://www.airlinercafe.com/profiles/B377/Boeing377-AOA.JPG




9. Boeing 314 Clipper



http://richhand2.home.comcast.net/~richhand2/images/C8O-314.jpg

]Boeing 314 Clipper adalah perahu terbang jarak jauh yang diproduksi oleh Perusahaan pesawat Boeing antara tahun 1938 dan 1941. Salah satu pesawat terbesar saat itu, menggunakan sayap besar prototipe sebelumnya Boeing XB-15 bomber untuk mencapai jangkauan yang diperlukan untuk penerbangan di Atlantik dan Samudra Pasifik. Dua belas Clippers dibangun untuk Pan Am, tiga di antaranya telah dijual kepada BOAC pada tahun 1941 sebelum pengiriman.




8. Antonov An-22



http://www.wingweb.co.uk/wingweb/img/450-Antonov_An-124_Condor.jpg



The Antonov An-22 Antei (Ukraina: Антей (Antaeus) (kode NATO: "Cock" ) terbang pertama kali 27 Pebruari 1965, merupakan pesawat terbesar di dunia, sampai munculnya Amerika C-5 Galaxy dan kemudian Soviet An-124. Didukung oleh empat mesin pesawat turboprop, desain tetap terbesar di dunia pesawat bertenaga turboprop. Pesawat ini pertama kali muncul di luar Uni Soviet di Paris Air Show 1965.

7. Antonov An-124



http://www.priceit.in/wp-content/uploads/2011/03/Antonov-An-124-1.jpg

Antonov An-124 Ruslan (Ukraina: nama Ан-124 «Руслан») (kode NATO : Condor) adalah airlift pesawat jet strategis. Dirancang oleh biro desain Uni Soviet Antonov. Ini adalah seri terbesar yang pernah dibuat di dunia kargo pesawat dan kedua pesawat terbesar di dunia operasi kargo. Pertama terbang pada tahun 1982, sertifikasi sipil dikeluarkan pada tanggal 30 Desember 1992.




6. Antonov An-70

http://www.pakistanpatriot.com/wp-content/uploads/2008/11/an-70_ur-ntk.jpg
The Antonov An-70 adalah mesin empat-generasi jarak sedang untuk pesawat transportasi, dan pesawat besar pertama yang didukung oleh mesin propfan. Penerbangan perdana prototipe pertama terjadi pada tanggal 16 Desember 1994 di Kiev, Ukraina.





5. Airbus A380



http://www.aviationspectator.com/files/images/Airbus-A380-21.jpg

Ini dia yang saya sebut diatas tadi, Airbus A380. Tebang pertama kali 27 April 2005, dan diterbangkan secara komersial pertama kali pada 25 October 2007 oleh Singapore Airlines dengan rute Singapore-Australia.

4. Airbus A340 

http://www.aerospaceweb.org/aircraft/jetliner/a340/a340_09.jpg

Airbus A340 adalah pesawat komersial jarak jauh bermesin empat berbadan lebar yang diproduksi oleh Airbus, sebuah anak perusahaan dari EADS. berjumlah kursi antara 261 dan 380 penumpang, dan memiliki jangkauan antara 6.700 dan 9.000 nmi (12.400-16.600 km). Hal ini mirip desain untuk A330 bermesin kembar yang dirancang secara bersamaan.




3. Airbus Beluga

http://priyahita.files.wordpress.com/2007/11/airbus-beluga.jpg





Airbus A300-600ST (Super Transporter) atau Beluga adalah versi dari standar pesawat A300-600 berbadan lebar yang termodifikasi membawa bagian-bagian pesawat dan ukuran berlebih atau kargo canggung. Pada awalnya secara resmi disebut Transporter Super, tapi nama Beluga menjadi populer dan sekarang telah resmi diadopsi.



Panjang 56,15 m (184 ft 3 in)
 
Span 44,84 m (147 ft 2 in)
Tinggi 17,24 m (56 ft 7 di)
122,40 m² Luas sayap (1.317 ft ²)
Diameter badan pesawat 3,95 meter (13 kaki)
7,1 m (23 ft 4 in) kompartemen kargo
Maksimum berat take-off t 155
Range (40 payload ton) 2.779 km (1500 nm)
Range (26 payload ton) 4.632 km (2500 nm)
Mesin GE CF6-80C2A8
Cargo kapasitas 47 ton
Cargo volume 1.210 m³
Kokpit Crew 2



2. Aero Spacelines Super Guppy



http://www.pimaair.org/images/collection/Aero_Spacelines_Super_Guppy_MG_8362_a.jpg





Aero Spacelines Super Guppy sangatlah besar, kargo pesawat berbadan lebar digunakan untuk mengangkut kargo outsized komponen. Ini adalah penerus dari Guppy hamil, yang pertama dari pesawat Guppy diproduksi oleh Spacelines Aero. Lima dibangun dalam dua varian, keduanya dalam bahasa sehari-hari disebut sebagai "Super Guppy."




1. Antonov An-225



http://www.aviationexplorer.com/Antonov_An-225/Buran_On_Antonov225.jpg

Antonov An-225 Mriya (kode NATO: 'Cossack') adalah pesawat kargo pengangkutan udara strategis, dirancang oleh Biro Desain Antonov Soviet. Ini adalah pesawat terberat bersayap di dunia. Desain, dibangun untuk mengangkut pengorbit Buran. Nama An-225's, Mriya (Мрiя) berarti "Dream" (Inspirasi) dari Ukraina.
An-225 secara komersial tersedia untuk terbang muatan overload karena ukuran yang unik dari dek kargo. Saat ini hanya ada satu pesawat yang beroperasi

Fakta : Si D.B Cooper Sang "Pembajak Misterius"

Pada tanggal 24 November 1971, seorang pria kurus berambut gelap membayar $20 di bandara Portland, Oregon, untuk membeli tiket satu arah ke Washington. Dengan jas berwarna gelap, dasi yang dijepit, kaca mata hitam dan penampilan yang sopan, tidak ada yang menyangka bahwa pria ini akan melakukan satu kejahatan yang paling misterius dalam sejarah FBI.

Pria itu bernama Dan Cooper. Ia berjalan dengan santai memasuki pesawat Boeing 727 milik maskapai Northwest Airlines dan duduk di kursi 18C. Beberapa menit setelah pesawat take off, Cooper memanggil pramugari bernama Florence Schaffner yang sedang duduk di dekatnya dan menyerahkan sebuah catatan kecil yang terlipat.

Ms Schaffner mengira Cooper hanya pria iseng lainnya yang berusaha memberikan nomor teleponnya. Jadi ia menerima catatan tersebut dan langsung menyimpannya ke saku tanpa melihat isinya.

"Nona, sebaiknya engkau membaca isi catatan itu. Aku membawa bom." Bisik Cooper kepada Ms Schaffner.

Ms Schaffner tidak mempercayai Cooper begitu saja. Tapi ia segera membuka catatan itu dan membaca tulisan yang tertera disitu. "Aku membawa bom di dalam koperku. Aku akan menggunakannya jika dibutuhkan. Pesawat ini telah dibajak."

Dalam catatan Cooper juga tertulis kalau ia menginginkan uang sebanyak $200.000 dalam pecahan $20 dan dua parasut utama beserta dua parasut cadangannya dikirim ke pesawat ketika mendarat di bandara Seattle-Tacoma, Washington.

Pilot William Scott yang menerima catatan itu dari Ms Schaffner kemudian segera menghubungi pusat pengendali udara di Seattle yang kemudian segera meneruskan pesan itu ke polisi dan FBI.

FBI lalu meminta para kru pesawat menuruti keinginan sang pembajak hingga apa yang diinginkannya tersedia.

Sementara itu Cooper duduk dengan tenang di dalam pesawat sambil menikmati Bourbon dan Soda.

Pada pukul 17:24, kru pesawat diberitahu bahwa permintaan Cooper telah dipenuhi. Ketika pesawat mendarat di bandara Seattle-Tacoma, Cooper segera memerintahkan pilot Scott untuk memarkir pesawat di tempat sepi di bandara dan mematikan semua lampu.

Seorang kru pesawat kemudian diperintahkan untuk mengambil uang beserta parasut dari tangan FBI. Setelah uang dan parasut sampai ke tangan Cooper, seluruh 36 penumpang dan pramugari Schaffner dilepaskan. Hanya empat orang kru pesawat yang sekarang ada bersamanya.

Hingga saat itu, para petugas FBI masih tidak mengerti mengapa Cooper meminta parasut.

Pada pukul 19:40, ketika pesawat telah diiisi kembali dengan bahan bakar, Cooper memerintahkan pilot untuk menerbangkan pesawat menuju bandara Reno. Disana pesawat kembali diisi dengan bahan bakar.


Lalu Cooper memerintahkan pilot untuk menerbangkan pesawat ke Mexico dengan kecepatan 170 knots dengan ketinggian dibawah 10.000 kaki. Pada saat itu juga otoritas terkait telah memerintahkan dua pesawat tempur mengikuti pesawat yang dibajak.

Dan di atas pesawat dalam perjalanan menuju Mexico inilah legenda Cooper dimulai.

Tidak lama setelah take off, Cooper menyuruh semua kru untuk masuk ke kokpit pesawat sedangkan ia mengikat parasut ke tubuhnya dan berjalan menuju buritan pesawat.

Di dalam kokpit, para kru melihat lampu indikator menyala dan tekanan udara berubah dengan drastis. Tepat pada pukul 20:13, mereka merasakan pintu di buritan pesawat bersuara dengan keras. Seseorang sepertinya telah membukanya!

Pilot Scott lalu berteriak lewat mikrofon, "Apakah engkau membutuhkan sesuatu ?"

"Tidak !" Kata Cooper.

Itu adalah kata terakhirnya yang didengar oleh para kru. Cuaca di luar pesawat saat itu hujan lebat. Dua jam setelah peristiwa itu, pesawat itu mendarat kembali di bandara Reno dengan kondisi pintu buritan terbuka.

Para agen FBI dan polisi lokal segera mengepung dan menyerbu masuk serta memeriksa semua sudut pesawat. Mereka menemukan sisa dua parasut, puntung rokok, sepotong dasi hitam dengan penjepitnya. Mereka tidak menemukan Cooper, koper berisi uang dan dua parasut lainnya.

Para agen FBI berkesimpulan bahwa Cooper telah terjun dari pesawat. Namun para pilot pesawat tempur yang mengikuti pesawat itu mengaku tidak melihat adanya seseorang yang terjun dari pintu buritan. Tapi mereka juga mengakui bahwa cuaca yang gelap dan hujan lebat mungkin telah membuat pandangan mereka menjadi terbatas.

Pencarian terhadap Cooper terus dilakukan pada tahun 1971 hingga tahun 1972. Namun usaha itu sia-sia. Cooper menghilang seperti ditelan bumi.

Lalu FBI mulai memfokuskan perhatiannya pada uang tebusan. Pecahan $20 yang diberikan kepada Cooper adalah uang yang dicetak pada tahun 1969 dengan nomor seri berawalan "L". FBI mengirim peringatan mengenai ini kepada seluruh institusi keuangan di Amerika. Namun usaha ini juga sia-sia. Ini mengindikasikan uang itu mungkin belum masuk ke pasaran.

Pada tahun 1978, tujuh tahun setelah Cooper menghilang, seorang pemburu menemukan sebuah plakat yang berisi instruksi bagaimana menurunkan pintu buritan pesawat Boeing 727 di lokasi yang berjarak hanya beberapa menit penerbangan dari lokasi pendaratan Cooper.

Lalu, pada tahun 1980, jejak yang mulai mendingin kembali menghangat setelah seorang anak laki-laki bernama Brian Ingram menemukan uang sejumlah $5.880 dalam bentuk pecahan $20 yang telah hancur di sungai Columbia. FBI menemukan nomor seri uang tersebut sama dengan yang telah diserahkan ke Cooper.

Apakah ini berarti Cooper tenggelam di sungai Columbia? Ataukah seikat uang itu hanya terlepas dari ransel Cooper? Pertanyaan-pertanyaan ini sepertinya tidak pernah mendapat jawaban yang pasti.

Menurut hasil profiling FBI, Cooper mungkin adalah seseorang yang mengenal wilayah Seattle dengan baik, pernah berdinas di angkatan udara dan memiliki pengalaman dalam hal terjun payung.

Pada tanggal 31 Desember 2007, 36 tahun setelah pembajakan yang terkenal itu, FBI kembali merilis sketsa wajah Cooper, kali ini disertai dengan gambaran apabila ia bertambah tua.

Dalam press release, FBI juga mengatakan bahwa mereka percaya Cooper tidak berhasil selamat dalam penerjunan itu, tapi mereka tetap ingin mengetahui identitasnya.

Fakta bahwa FBI merilis kembali sketsa wajah Cooper setelah 36 tahun menunjukkan bahwa mereka tidak mau menyerah untuk membongkar kasus ini.

Keterangan resmi dari FBI baru-baru ini menemukan bahwa nama Dan Cooper ternyata berasal dari sebuah karakter komik terbitan Perancis tahun 1960. Jadi nama Cooper mungkin memang bukan nama asli.

Dalam perjalanan penyelidikan kasus ini, FBI menyusun daftar tersangka yang mencapai hingga 1.000 orang. Dari 1.000 tersangka tersebut, ada tiga orang yang mungkin paling menarik perhatian. Yaitu Richard McCoy Jr, Duane L Weber dan Kenneth P Christiansen.

Tidak berapa lama setelah kasus Cooper, pada tanggal 7 April 1972, seorang pria bernama Richard McCoy Jr naik ke pesawat milik maskapai United Airlines di Denver dan menyerahkan catatan kepada pramugari yang berisi permintaan uang sejumlah $500.000 beserta empat parasut. Luar biasanya, Ia berhasil lolos dengan cara yang sama seperti Cooper, terjun dari pintu buritan pesawat.

McCoy berhasil ditangkap dua hari kemudian setelah seorang temannya melaporkannya dan ia dihukum penjara selama 45 tahun. Pada Agustus 1974, McCoy ditembak mati setelah mencoba melarikan diri dari penjara.

Setelah peristiwa McCoy, mantan agen FBI bernama Russel Calame menerbitkan sebuah buku yang menyatakan bahwa DB Cooper dan McCoy adalah pria yang sama. Dalam buku itu disebutkan bahwa metode yang digunakan oleh McCoy sama persis dengan Cooper.

Namun teori ini dibantah karena bisa saja McCoy hanya meniru apa yang dilakukan oleh Cooper. Lagipula wajahnya tidak sesuai dengan deskripsi para saksi.

Lalu pada tahun 2000, sebuah artikel di US News menyebutkan bahwa seorang janda bernama Jo Weber mengaku bahwa sesaat sebelum meninggal, suaminya Duane L Weber mengaku bahwa ia adalah Dan Cooper.

Jo yang curiga lalu menyelidiki latar belakangnya dan menemukan kesamaan-kesamaan yang menakjubkan dengan Cooper. Selain itu Duane pernah mengakui kalau cedera lutut yang dimilikinya adalah akibat terjun dari pesawat.

Jo bercerita bahwa pada tahun 1979 ketika sedang berkunjung ke sungai Columbia, Duane berjalan di tepi sungai sendirian seperti sedang mengenang sesuatu.

Lalu Jo juga menemukan tulisan tangan Cooper yang diberikan pada Ms Schaffer persis dengan tulisan tangan suaminya.

Ia lalu menceritakan hasil penemuannya kepada mantan kepala FBI bernama Himmelsbach yang menyelidiki kasus Cooper. Himmelsbach setuju kalau kedua orang itu memiliki banyak kesamaan.

Namun penyelidikan terhadap Duane Weber dihentikan karena FBI menemukan bahwa DNA dan sidik jari Duane tidak sama dengan sidik jari yang ditemukan di pesawat.

Pada 29 Oktober 2007, New York Magazine merilis sebuah artikel yang menyebutkan bahwa seorang pria bernama Kenneth P Christiansen telah diidentifikasi sebagai DB Cooper oleh sebuah biro penyelidik swasta.

Artikel ini juga menyebut bahwa Kenneth adalah mantan penerjun payung militer, mantan karyawan penerbangan, tinggal di Washington dekat dengan lokasi pembajakan dan kenal dengan karakteristik wilayah lokal dengan baik.

Yang paling mencurigakan adalah ia membeli sebuah properti satu tahun setelah pembajakan. Ia juga suka minum bourbon dan merokok. Dan yang pasti, wajahnya sangat mirip dengan sketsa wajah Cooper. Namun FBI kemudian menolak teori ini karena tinggi badan, berat badan dan warna matanya tidak sesuai dengan deskripsi para saksi.

Ini perbandingan foto Kenneth Christiansen dengan DB Cooper. Lihat persamaan yang menakjubkan diantara kedua wajah ini, terutama hidung, rambut, dahi dan telinga.


Setelah McCoy, Weber dan Christiansen tidak lagi mendapat perhatian, Pada tahun 2008, seorang pengacara dari Washington bernama Galen Cook muncul dengan teori yang luar biasa. Menurutnya DB Cooper adalah seorang pria dari San Diego bernama William Pratt Gosset.

Cook percaya bahwa uang tebusan yang diambil Cooper tersimpan di safe deposit Box di Vancouver atas nama William Gosset yang meninggal tahun 2003. Pengacara itu juga menyebut bahwa sketsa yang dirilis oleh FBI sesuai dengan wajah William Gosset.

Menurut Cook, Gosset pernah mengatakan kepada tiga anaknya bahwa ia adalah DB Cooper sambil menunjukkan sebuah kunci safe deposit box. Gosset juga pernah mengaku kepada seorang pensiunan hakim di Salt Lake City bahwa ia adalah DB Cooper.

Hakim itu ingat saat ketika Gosset bercerita kepadanya :


"Pada tahun 1977, Gosset berjalan masuk ke kantorku dan menutup pintunya. Ia mengatakan bahwa ia mungkin sedang berada dalam kesulitan karena telah membajak sebuah pesawat dari Portland ke Seattle beberapa tahun yang lalu dan tanpa sengaja telah meninggalkan sidik jarinya di situ."

"Ia mengatakan bahwa ia adalah DB Cooper. Aku segera mengatakan kepadanya untuk menutup mulut dan jangan melakukan sesuatu yang bodoh dan tidak lagi menyinggung masalah itu."Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari FBI mengenai William Gosset.

Sampai sekarang, memang Cooper masih belum ditemukan. Entahkah masih hidup atau sudah meninggal. Tapi peristiwa Cooper paling tidak telah merevolusi industri penerbangan di Amerika. 

Alat pendeteksi logam ditambahkan di banyak bandara. Beberapa peraturan baru ditambahkan. Bahkan satu tahun setelah peristiwa Cooper, semua pesawat Boeing 727 diwajibkan memasang alat yang disebut "Cooper Vane" yang bisa mencegah pintu buritan dibuka selama penerbangan.

Dalam statusnya sebagai pelaku kejahatan yang misterius, boleh dibilang DB Cooper telah mencapai status sama seperti yang dimiliki oleh Jack The Ripper. Namun luar biasanya adalah, tidak ada yang pernah melihat wajah Jack the Ripper sehingga sangat wajar jika ia tidak pernah tertangkap. 

Soal Cooper, sekitar 40 orang menyaksikan wajahnya di dalam pesawat, namun tetap saja FBI gagal menangkapnya. Inilah yang membuat ia menjadi legenda yang luar biasa.

Kasus Cooper yang juga diberi kode "Norjak" sampai sekarang adalah satu-satunya kejahatan pembajakan pesawat yang tidak berhasil dipecahkan oleh FBI.

Fakta : Daftar Kecelakaan Xian M-60


Tragedi pesawat buatan China, MA 60, jatuh di Teluk Kaimana, Papua Barat, membuat ingatan lari ke tahun-tahun sebelumnya, tak kurang dari 20 orang tewas akibat kecelakaan pesawat Merpati MZ-8968.
“Kecelakaan dalam arti insiden memang beberapa kali terjadi (dialami MA 60). Sebelumnya yang terjadi adalah kasus keluar landasan atau menabrak hewan di hutan,” ujar pengamat dirgantara, Dudi Sudibyo, kepada detikcom, Minggu (8/5/2011).
Dari berbagai insiden yang terjadi sebelum kecelakaan di Papua Barat, tidak pernah ada korban jiwa. “Sebelumnya tidak ada yang menyebabkan orang meninggal,” sambung Dudi.
Berikut ini berbagai insiden pesawat MA 60:
1. 7 Desember 2010
MA 60 yang dioperasikan Myanmar Airways yang terbang dari Tavoy, di Myanmar, bagian selatan, tergelincir dari landasan pacu saat mendarat di Bandara Internasional Yangon. Tidak ada korban dalam peristiwa itu.
2. 11 Januari 2009
MA 60 yang dioperasikan Zest Airways, Filipina, terbang dengan 22 penumpang dan 3 kru. Pesawat itu meninggalkan Manila sekitar 6.10 waktu setempat dalam penerbangan domestik ke Caticlan Saat roda pesawat menyentuh landasan pacukala mendarat, pesawat tiba-tiba berbelok tajam ke kiri.
Pesawat itu lantas menghantam sebuah penghalang beton, sehingga hidung pesawat rusak. Akibat peristiwa itu, landing gear dan baling-baling pesawat rusak parah. Tiga petugas bandara terluka karena terkena pecahan tubuh pesawat, namun tidak ada korban tewas.
3. 25 Juni 2009
MA 60 yang dioperasikan Zest Airways kembali mengalami insiden. Pesawat ruteManila-Caticlan yang mengangkut 54 penumpang dan 5 kru itu dilaporkan keluar landasan pacu saat mendarat di Bandara Godofredo P Ramos. Bandara sempat ditutup beberapa jam. Untunglah tidak ada korban dalam peristiwa itu.
4. 3 November 2009
Xian MA 60 yang dioperasikan Air Zimbabwe menabrak 5 babi saat akan take off pada malam hari dari Bandara Internasional Harare. 34 Penumpang yang diangkut pesawat tersebut tidak terluka, hanya saja badan pesawat mengalami kerusakan. Rupanya di Zimbabwe, hewan liar bisa berjalan-jalan di sekitar landasan bandara.
5. 18 Maret 2011
Transporte Aereo Militar TAM Bolivia yang mengoperasikan MA 60 dari La Paz mengangkut 33 penumpang dan kru mendarat darurat di desa wisata Amazon Rurrenabaque saat. Tidak ada laporan adanya korban dalam insiden tersebut.
6. 7 Mei 2011
Pesawat MA 60 yang dioperasikan Merpati Nusantara Airways jatuh di Teluk Kaimana, Papua Barat. Menurut GM Corporate Secretary & Legal Merpati Imam Turidy, pesawat mengangkut 19 penumpang dan 6 kru. Pesawat naas itu menghujam laut sekitar 500 meter dari landasan pacu Bandara Utarom, Kaimana. Semua penumpang dan kru pesawat tewas.